Minggu, 05 Februari 2017

HUT 40 Teater Kosong : Tribute to Mrs. Wewah (4/2)

Bersama kami berjuang dalam harapan,

Agar selalu berjaya di masa depan.

4 Februari 2017, kami masih berdiri di sini,

Empat dekade telah kami jalani sebagai pengembara mimpi.”
  
       Begitu sepenggal puisi dari Teater Kosong, yang pada 18 Januari 2017 lalu genap berusia 40 tahun. Puncak HUT Teater Kosong ke-40 dilaksanakan pada Sabtu, 4 Februari 2017 di Aula SMA Negeri 1 Surakarta. Acara ini dimulai pada pukul 16.00 WIB. Perayaan ini membuat aula SMANSA ramai oleh para penonton. Tidak hanya dari warga SMANSA saja lho, teater dari sekolah lain juga turut hadir di acara ini, seperti Teater Ciman dari SMA Negeri 2 Surakarta dan Teater Golek dari SMA Negeri 4 Surakarta.
 
       Perayaan HUT Teater Kosong kali ini bertajuk “Tribute to Mrs. Wewah”. Menurut Widihanantoro Adi selaku Ketua Panitia, HUT ke-40 ini merupakan sebuah persembahan, penghargaan, dan ucapan terimakasih kepada Ibu Wewah Ratna Wardhani yang merupakan salah satu dari perintis Teater Kosong dan telah menjadi pembina Ekstrakurikuler Teater Kosong selama 25 tahun terakhir. Acara HUT ke-40 ini ingin diberikan sebagai hadiah dari Teater Kosong sebelum beliau pensiun.
       Perayaan ini diisi dengan berbagai penampilan. Setelah sambutan dari Ketua Panitia, SLIME dan komika SLC menghibur penonton sebagai pembuka acara HUT Teater Kosong ke-40. Selain itu, MC juga membagikan banyak doorprize untuk penonton. Seru ya! Tahun ini, Ibu Wewah selaku pembina Teater Kosong juga turut berpartisipasi memeriahkan acara. Beliau menyampaikan rasa bangga dan bahagianya telah menjadi bagian dari Teater Kosong. Setelah itu, Ibu Wewah menampilkan sebuah musikalisasi puisi “Dengan Puisi, Aku” karya Taufiq Ismail. Di akhir penampilan beliau, Ketua Teater Kosong, Muhammad Affan dan Ketua Panitia HUT Teater Kosong ke-40, Widihanantoro Adi memberikan kejutan pada Ibu Wewah.
Musikalisasi Puisi oleh Ibu Wewah (Sumber: OASE)
       Pada acara ini, tampil 2 pementasan teater oleh Teater Kosong. Pementasan pertama dibawakan oleh kolaborasi antara Angkatan 36, 37, 38, dan 39. Kolaborasi ini sukses memancing gelak tawa para penonton selama pementasan. Kemudian, pementasan selenjutnya adalah pementasan yang dibawakan oleh Angkatan 40. Pementasan ini menceritakan masa-masa di SMA. Acara puncak yakni pemotongan tumpeng oleh Ibu Arni Fera kemudian menyerahkannya kepada Ketua Teater Kosong, Muhammad Affan dan Ketua Panitia HUT Teater Kosong ke-40, Widihanantoro Adi.

Pementasan Kolaborasi 4 Angkatan (Sumber : OASE)

Pemotongan Tumpeng oleh Ibu Arni Fera (Sumber: OASE)

Widihanantoro Adi, Ketua Panitia HUT 40 Teko (Sumber: OASE)
       Penonton sangat antusias menyaksikan keseluruhan acara ini. “Acaranya seru, meriah, dan menarik,” ujar Nadia Sajida Irsyad dari Teater Golek. Dia juga menyampaikan bahwa penampilan dalam acara ini menunjukkan kesolidan para anggota Teater Kosong.

       Nah, Sobat OASE, penampilan Teater Kosong ini seru, kan? Selamat Ulang Tahun yang ke-40, Teater Kosong! (YAN//IIH)

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih bagi yang sudah bersedia berkomentar. Semoga makin ganteng dan cantik serta lancar rezekinya. Amiin!

REKRUTMEN TERTUTUP

14 Juli - 1 Agustus 2022