HUT 40 Teater Kosong : Tribute to Mrs. Wewah (4/2)
“Bersama
kami berjuang dalam harapan,
Agar selalu berjaya di masa depan.
4 Februari 2017, kami masih berdiri
di sini,
Empat dekade telah kami jalani sebagai
pengembara mimpi.”
Begitu sepenggal puisi dari Teater Kosong, yang pada 18 Januari 2017 lalu genap
berusia 40 tahun. Puncak HUT Teater Kosong ke-40 dilaksanakan pada Sabtu, 4
Februari 2017 di Aula SMA Negeri 1 Surakarta. Acara ini dimulai pada pukul
16.00 WIB. Perayaan ini membuat aula
SMANSA ramai
oleh para penonton. Tidak hanya dari warga SMANSA saja lho, teater dari sekolah lain juga turut hadir di
acara ini, seperti Teater Ciman dari SMA Negeri 2 Surakarta dan Teater Golek
dari SMA Negeri 4 Surakarta.
Perayaan HUT Teater Kosong
kali ini bertajuk “Tribute to Mrs.
Wewah”. Menurut Widihanantoro Adi selaku Ketua Panitia, HUT ke-40 ini merupakan
sebuah persembahan, penghargaan, dan ucapan terimakasih kepada Ibu Wewah Ratna Wardhani yang merupakan salah satu dari perintis Teater Kosong dan telah menjadi pembina
Ekstrakurikuler Teater Kosong selama 25 tahun terakhir. Acara HUT ke-40 ini
ingin diberikan sebagai hadiah dari Teater Kosong sebelum beliau pensiun.
Perayaan ini diisi dengan berbagai penampilan. Setelah sambutan dari Ketua
Panitia, SLIME dan komika SLC menghibur
penonton sebagai pembuka acara HUT Teater Kosong ke-40. Selain itu, MC juga
membagikan banyak doorprize untuk
penonton. Seru ya! Tahun ini, Ibu Wewah selaku pembina Teater Kosong juga turut
berpartisipasi memeriahkan acara. Beliau menyampaikan rasa
bangga dan bahagianya telah menjadi bagian dari Teater Kosong. Setelah itu, Ibu Wewah menampilkan sebuah musikalisasi puisi “Dengan
Puisi, Aku” karya Taufiq Ismail. Di akhir penampilan beliau, Ketua Teater Kosong,
Muhammad Affan dan Ketua Panitia HUT Teater Kosong ke-40,
Widihanantoro Adi memberikan kejutan pada Ibu Wewah.
| Musikalisasi Puisi oleh Ibu Wewah (Sumber: OASE) |
Pada acara ini, tampil 2 pementasan teater oleh Teater Kosong. Pementasan
pertama dibawakan oleh kolaborasi antara Angkatan 36, 37, 38,
dan 39. Kolaborasi ini sukses memancing gelak tawa para
penonton selama pementasan. Kemudian, pementasan
selenjutnya adalah pementasan yang dibawakan oleh Angkatan 40. Pementasan ini
menceritakan masa-masa di SMA. Acara puncak yakni pemotongan tumpeng oleh Ibu Arni Fera kemudian menyerahkannya kepada Ketua Teater Kosong, Muhammad Affan dan Ketua Panitia HUT Teater Kosong ke-40,
Widihanantoro Adi.
| Pementasan Kolaborasi 4 Angkatan (Sumber : OASE) |
Pemotongan Tumpeng oleh Ibu Arni Fera (Sumber: OASE)
|
Penonton sangat antusias menyaksikan keseluruhan acara ini. “Acaranya seru,
meriah, dan menarik,” ujar Nadia Sajida Irsyad dari Teater Golek. Dia juga
menyampaikan bahwa penampilan dalam acara ini menunjukkan kesolidan para
anggota Teater Kosong.
Nah, Sobat OASE, penampilan
Teater Kosong ini seru, kan? Selamat Ulang Tahun yang ke-40, Teater Kosong! (YAN//IIH)
0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih bagi yang sudah bersedia berkomentar. Semoga makin ganteng dan cantik serta lancar rezekinya. Amiin!