Dirgahayu Indonesia ke-71: Semangat Meraih Juara
Dirgahayu
Indonesia! Semangat kerja nyata!
Hai
Sobat Oase! Rabu, 17 Agustus 2016 kita memperingati HUT RI yang ke-71.
Untuk memeriahkannya, OSIS dan MMPK SMAN 1 Surakarta mengadakan berbagai lomba,
yaitu lomba estafet koin, lomba menghias tumpeng, dan lomba Soekarno-Fatmawati.
Lomba ini diikuti oleh kelas X, XI, dan XII.
Lomba
dimulai pada pukul 08.00. Selepas upacara, siswa-siswi peserta lomba segera
mempersiapkan diri dengan berganti dress
code kelas masing-masing. Tak lama kemudian, peserta lomba menghias tumpeng
sudah siap di sekitar depan ruang perpustakaan. Para peserta pun sibuk menghias
tumpeng dan berkreasi seunik mungkin. Berbagai tema pun diusung para peserta lomba,
seperti Bhinneka Tunggal Ika, Indonesia yang Beragam, Nasi Bertingkat, dan
masih banyak lagi.
![]() |
| Warna-Warni Tumpeng (Sumber: OASE) |
![]() |
| Warna-Warni Tumpeng (Sumber: OASE) |
“Untuk
lomba tumpeng ini, kami mengusung tema Nasi Bertingkat yang menggambarkan
tingkatan kehidupan,” ucap Salma dari kelas X IPA 7, ketika diwawancarai tim
OASE. “Seru banget lombanya, bisa
melatih kreativitas dan kebersamaan. Senang sekali bisa ikut lomba memeriahkan
HUT RI,” tambahnya lagi.
![]() |
| Para Soekarno dan Fatmawati (Sumber: OASE) |
Kemudian,
di aula, lomba Soekarno-Fatmawati juga tak kalah seru. Para peserta memakai
pakaian adat dari berbagai daerah untuk ditampilkan di atas catwalk. Misalnya saja kebaya, beskap,
pakaian adat suku dayak, dan berbagai pakaian adat yang unik dan mencolok.
Pasangan Soekarno-Fatmawati dari setiap kelas yang telah diundi nomor urutannya,
berjalan di catwalk sesuai nomor urut
mereka masing-masing. Pasangan Soekarno-Fatmawati tersebut menunjukkan gaya
mereka masing-masing ketika di panggung. Tak kalah unik dengan kostumnya,
mereka juga menampilkan gaya-gaya khas yang telah mereka persiapkan sebelumnya
untuk ditampilkan. Ada yang bergaya menampilkan adegan silat, merapikan dasi
pasangannya, dan berbagai gaya lain yang mampu membangun chemistry.
![]() |
| Suasana sebelum dimulai lomba (Sumber: OASE) |
Sekitar
pukul 09.30, lomba estafet koin dimulai di lapangan depan. Lomba estafet koin
ini diikuti oleh 5 orang dari masing-masing kelas. Awalnya peserta diharuskan
mengambil koin di dalam adonan tepung menggunakan wajah mereka dan dilarang
mengambil koin menggunakan tangan. Setelah peserta pertama berhasil mengambil
koin, koin diestafetkan ke peserta kedua untuk dicuci. Lalu peserta kedua
mengambil belut dan dimasukkan ke botol. Dilanjutkan, peserta ketiga yaitu
peserta balap karung mulai berjalan mengestafetkan koin. Balap karung kali ini
bukanlah balap karung seperti biasanya, akan tetapi peserta harus berjalan
dengan kepala ditutup karung menuju rekan berikutnya yaitu peserta keempat.
Peserta keempat pun segera memakan krupuk yang tergantung di hadapannya dengan
duduk dan tidak boleh mengangkat pantatnya. Bagian memakan krupuk adalah bagian
terlama dalam lomba estafet ini. Setelah itu, peseta terakhir harus memecahkan
balon berisi air dengan mata tertutup.
Teriakan
para supporter pun membahana
memeriahkan lomba estafet koin di lapangan depan. Tak hanya itu, lomba estafet
koin ini dimeriahkan pula oleh penampilan dari Perkosa di sela-sela acara
menambah keseruan di lapangan depan SMA Negeri 1 Surakarta.
![]() |
| Lomba Estafet (Sumber: OASE) |
![]() |
| Lomba Estafet (Sumber: OASE) |
“Walaupun
lombanya udah mainstream, tapi tetep
seru, menyenangkan!” ucap Octa Enri Putra dari kelas X IPA 7. “Dengan adanya
kegiatan seperti ini bisa meningkatkan sosialisasi antar teman,” ucapnya lagi.
Harapannya, lomba-lomba seperti ini bisa terus diadakan setiap tahunnya dan
dibuat lebih variatif lagi supaya bisa memeriahkan HUT RI serta meningkatkan
semangat generasi muda untuk terus mengisi kemerdekaan. (AFG/NSY/YKO)






0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih bagi yang sudah bersedia berkomentar. Semoga makin ganteng dan cantik serta lancar rezekinya. Amiin!