Jumat, 18 Maret 2016

SMANSA Goes to YPAC (SGTY) 2016 (17/3)
Mana Semangat mu? Ini semangat ku!, begitulah salah satu jargon yang terdengar jelas saat OSIS SMA N 1 Surakarta berkumpul dengan teman-teman dari YPAC (Yayasan Pembinaan Anak Cacat). Pada Kamis, 17 Maret 2016, OSIS seksi bidang Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur (KBPL) telah mengadakan bakti sosial ke YPAC Cabang Surakarta. Acara yang mengusung konsep SMANSA Solo Goes to YPAC (SGTY) ini mendapat perhatian yang besar dari pihak YPAC. Acara yang berlokasi di Aula YPAC Cabang Surakarta ini merupakan program untuk mewujudkan rasa solidaritas dan kemanusiaan pada diri setiap siswa SMA N 1 Surakarta untuk saling peduli dengan sesama. Kunjungan ini merupakan puncak acara dari rangkaian acara yang diawali dengan penggalangan donasi dari para siswa SMA N 1 Surakarta. Donasi ini berupa dana, buku tulis, buku pelajaran, dan sebagainya.
Acara diawali dengan sambutan dari Drs. Kaulyani, selaku Pihak YPAC. Dilanjutkan sambutan oleh Andika Putra Primadeksa, selaku Ketua Panitia SGTY 2016. Kemeriahan acara dibuka dengan penampilan SLIME (ekskul band SMANSA Solo) yang menghibur para penonton. Kali ini SLIME membuat suasana menjadi syahdu dengan membawakan lagu Sahabat Kecil milik Ipang dan Mimpi milik Anggun. Selanjutnya, para penonton dibuat terpukau oleh penampilan dari teman-teman YPAC yang unjuk kebolehan menyanyi dan bermain alat musik. Kepiawan mereka dalam bermain mencuri perhatian para penonton yang menyaksikannya. Dengan kolaborasi berbagai alat musik, para siswa dari YPAC tampil apik dan memukau.
Teman-teman dari YPAC unjuk kebolehan bernyanyi dan bermain alat musik yang memukau penonton
(sumber : OASE)
Selain itu juga ada penampilan dari EXPRESSO (ekskul perkusi SMANSA Solo) yang membawakan penampilan perkusi dengan lagu Bis Sekolah dan Manuk Dadali. Penampilan diakhiri dengan hiburan dari Teater Kosong yang tampil memukau dan menghibur para penonton dengan membawakan cerita sederhana tentang permainan anak-anak. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan oleh Ketua Panitia kepada pihak YPAC dan juga penyerahan donasi yang telah dikumpulkan oleh siswa-siswi SMANSA Solo.
Penampilan dari EXPRESSO, HUHA!
(sumber : OASE)
Penampilan dari Teater Kosong yang mengundang gelak tawa penonton
(sumber : OASE)
Para penonton sangat menikmati setiap pertujukan yang ditampilkan
(sumber : OASE)
“Tidak semua anak difabel merupakan anak yang tidak produktif. Dengan penampilan bakat-bakat mereka ini merupakan bukti nyata bahwa mereka juga dapat berkarya dan berprestasi seperti yang lainnya” ujar Bapak Sugi, selaku Kepala Pengembangan Bakat dan Minat YPAC. Menurut beliau acara ini sangat bagus karena bertujuan juga untuk memupuk rasa kemanusiaan para siswa SMA N 1 Surakarta. 
Para panitia panitia selfie dengan salah satu siswa di sela-sela kegiatan
(sumber : OASE)
“Acara ini kami laksanakan bertujuan untuk mengenalkan warga SMA N 1 Surakarta akan rasa kemanusiaan dan persaudaraan” terang Andika Putra Primadeksa, 16, selaku Ketua panitia SGTY 2016. Ia juga menambahkan bahwa acara ini bertujuan untuk menghidupkan kembali program yang terhenti. “Semoga acara ini memberikan manfaat kepada kita semua” jelas Andika ketika diwawancarai OASE (17/3). (AND)

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih bagi yang sudah bersedia berkomentar. Semoga makin ganteng dan cantik serta lancar rezekinya. Amiin!

REKRUTMEN TERTUTUP

14 Juli - 1 Agustus 2022