Selasa
(03/11) SMA N 1 Surakarta mendapat kunjungan dari BNNP Jawa Tengah selaku tim penilai Sekolah Anti
Narkoba. Pukul 10.00, rombongan BNNP Jawa Tengah tiba dan disambut oleh penampilan dari EXPRESSO (Ekstra Perkusi SMANSA Solo) di Lapangan Depan SMA N 1 Surakarta. EXPRESSO tampil membawakan 3 lagu yakni cublak-cublak suweng, anak kambing saya,
dan ampar-ampar pisang yang liriknya diubah menjadi sebuah lagu yang memiliki pesan
anti narkoba. Selanjutnya, acara dilanjutkan di Ruang Multimedia SMA N 1 Surakarta. Acara di Aula tersebut dibuka dengan penampilan VIVO
(Paduan Suara SMANSA Solo)
yang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Anti Narkoba.
 |
| Penampilan EXPRESSO Menyambut Tim dari BNNP JATENG (sumber : OASE) |
 |
| EXPRESSO HUHA! (sumber : OASE) |
 |
| Penampilan VIVO SMANSA Solo (sumber : OASE) |
Sebagai pembuka, Bapak Imron selaku perwakilan dari Ibu Harminingsih yang berhalangan hadir, menyampaikan sambutan dan mengulas mengenai SMA N 1 Surakarta kaitannya dengan gerakan anti narkoba. Sambutan selanjutnya dari perwakilan BNNP Jawa Tengah,
Bapak Susanto. Berikutnya, diadakan presentasi mengenai gerakan anti narkoba yang telah diselenggarakan sekolah diantaranya penyuluhan terhadap siswa dan
guru, sosialisasi kepada orangtua/ wali mengenai bahaya narkoba, serta sidak narkoba di lingkungan sekolah. Oleh Bapak Susanto, selaku perwakilan BNNP Jawa Tengah, beliau memberikan apresiasi terhadap gerakan anti narkoba yang telah diselenggarakan di SMA N 1 Surakarta.
 |
| Bapak Susanto, perwakilan dari BNNP JATENG memberikan sambutan (sumber : OASE) |
 |
| Suasana audience di dalam Ruang Multimedia SMA N 1 Surakarta (sumber : OASE) |
Selanjutnya, acara diisi dengan penampilan Teater Kosong (Ekstra Teater SMANSA Solo) yang turut dalam gerakan anti narkoba dengan pertunjukan
yang
membawakan cerita tentang permasalahan narkoba yang ada di masyarakat. Acara
berikutnya diisi dengan sesi tanya jawab. Memanfaatkan kesempatan,
beberapa audience bertanya langsung dengan Bapak Susanto mengenai permasalahan narkoba
di lingkungan masyarakat.
 |
| Salah satu penampilan TEATER KOSONG memeragakan salah satu tindakan penyalahgunaan narkoba (sumber : OASE) |
 |
| TEATER KOSONG! (sumber : OASE) |
Dalam acara itu, nampak juga
SATGAS Anti Narkoba SMANSA Solo hadir. Diketuai oleh Dody Kondang Dewantara dari kelas XII IIS
2, ia menjelaskan
SATGAS SMANSA Solo telah melakukan berbagai kegiatan yang mendukung
gerakan anti narkoba diantaranya seperti
tes urine
gratis bagi siswa kurang mampu saat PPDB 2015 yang lalu, sidak narkoba di kalangan siswa, membantu sekolah mengadakan seminar anti narkoba, dan kegiatan positif lainnya. “Sebelumnya, dari kami ada yang mengikuti pelatihan di
BNNP Semarang, Jawa Tengah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan gerakan anti
narkoba” ujar Dody ketika ditemui OASE.
 |
| Beberapa dari anggota STAGAS Anti Narkoba SMANSA Solo (sumber : OASE) |
 |
| Salah satu siswa tengah menulis di kain putih sebagi simbol gerakan anti narkoba (sumber : OASE) |
Berkaitan dengan hal tersebut, Bapak Muhari selaku
guru yang juga
hadir dalam acara tersebut berpesan pada SATGAS Anti Narkoba SMANSA Solo, diharapkan mereka mampu memberikan contoh positif bagi siswa lainnya.
Selain itu, Bapak Sasmita selaku
Pembina SATGAS
Anti Narkoba SMANSA Solo menambahkan bahwa,
SATGAS Anti
Narkoba harus tetap ada dan melaksanakan kegiatan positif yang mendukung gerakan
anti narkoba di lingkungan SMA N 1 Surakarta yang sifatnya kontinuitas
(berkelanjutan).
0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih bagi yang sudah bersedia berkomentar. Semoga makin ganteng dan cantik serta lancar rezekinya. Amiin!