KREASSO 2015 : SMANSA Solo Berbudaya (27/9)
SMANSA Solo menyuguhkan
penampilan terbaiknya di hari terakhir Kreasso 2015, Minggu (27/9). Sekitar pukul
20.10, Executive Percussion of SMANSA Solo atau biasa dikenal dengan EXPRESSO
menyuguhkan penampilan spesialnya dengan mengkolaborasikan perkusi dengan
tarian. Membawakan lagu Manuk Dadali, Anoman Obong, dan Cucak Rowo, EXPRESSO
tampil memukau pengunjung yang datang pada malam itu. “Expresso tidak hanya
sekedar bermain ember. Namun, dalam komunitas ini juga menjunjung nilai budaya
seperti budaya kerukunan antara anak dengan orang tua. Tidak lupa juga dengan
membawakan lagu daerah, turut serta dalam melestarikan budaya” tutur Zhariska,
salah satu anggota EXPRESSO ketika diwawancara OASE.
| Kolaborasi perkusi dengan tarian yang dibawakan oleh EXPRESSO (sumber : OASE) |
| EXPRESSO (sumber : OASE) |
![]() |
| Keakraban anggota EXPRESSO menjelang penampilan (sumber : Febri Cahyo S.) |
Tetap bernafaskan
budaya, penampilan disusul oleh grup vocal SMANSA Solo. Virtuoso Voice atau biasa dikenal VIVO tampil
dengan mengenakan busana batik yang apik dan performa yang bagus. Dengan membawakan
tiga lagu yakni Lilin Kecil, Simfoni yang Indah, dan Bendera, VIVO berhasil
memukau pengunjung yang datang pada malam itu. Penampilan ditutup dengan Solo
Vocal oleh Almira Salsabilla Gita Indraswari. Gadis yang akrab disapa Billa itu
tampil dengan membawakan dua lagu yakni Sampai Habis Air Mataku dan Sang Dewi.
Dengan nyanyiannya, Billa berhasil tampil dengan baik dan memukau para
pengunjung yang melihatnya. Didukung dengan penampilannya yang mengenakan
busana batik yang dipadupadankan sehingga terlihat anggun.
| Penampilan VIVO (sumber : OASE) |
| Siswa-siswi yang tergabung dalam vocal grup (sumber : OASE) |
| Penampilan Solo Vocal (sumber : OASE) |
| Almira Salsabilla Gita I. (sumber : OASE) |


Hai...
BalasHapus