Surakarta. Meskipun harus merelakan UTS (Ulangan Tengah Semester) untuk
ditunda, Kamis (26/02) siswa-siswi SMANSA kelas X dan XI dengan suka cita
menyambut hangat kedatangan Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dasar
Menengah (Mendikbudasmen). Kedatangan Beliau di halaman SMA Negeri 1 Surakarta
disambut permainan musik EXPRESSO-
Executive
Percussion of SMANSA- dan dilanjutkan pengalungan rangkaian bunga oleh
Niken Ayu Prabandari, Paskibraka Nasional 2014 dari SMA Negeri 1 Surakarta.
"Remaja itu harus punya
mimpi!" begitulah
Bapak Anies Baswedan, Ph.D mengawali sambutannya di tengah para siswa, beliau
menjelaskan dengan semangat betapa penting bagi remaja untuk bermimpi,
bercita-cita setinggi-tingginya, dan memulainya dengan menulis sebuah karangan
mengenai mimpi itu.

Sebelum masuk ke aula sekolah, Bapak Anies Baswedan, Ph.D meminta
EXPRESSO untuk memainkan sebuah lagu lagi.
“Pendidikan tidak hanya
berdasarkan pada ilmu akademik saja. Akan tetapi, ilmu non-akademik adalah ilmu
yang juga penting di dalam pendidikan,” singkatnya beliau menunjuk EXPRESSO
sebagai salah satu bukti nyata mengenai ilmu non-akademik yang menjadi warna
dalam pendidikan.

Menurut keterangan Bapak Kepala SMA Negeri 1 Surakarta, Drs.
Thoyyibun, S.H, M.M, sebenarnya kedatangan Bapak Menteri ke SMA N 1 Surakarta
merupakan kunjungan dalam rangka HUT SMANSA ke-65 pada bulan Desember lalu.
“Desember lalu saya diminta untuk berkunjung
ke SMA N 1 Surakarta, tetapi saat itu saya mempunyai amanat untuk tidak
meninggalkan Ibu Kota. Sebagai gantinya, saya berjanji untuk menyempatkan
datang ke SMA N 1 jika saya mempunyai kunjungan ke Jawa Tengah, dan
Alhamdulillah, janji saya sudah lunas,” tutur Bapak Menteri dalam pembukaan
Dialog Pendidikan, siang itu.
Dialog pendidikan
tersebut dihadiri Bapak Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo, dan juga
praktisi-praktisi pendidikan di daerah Surakarta seperti kepala-kepala sekolah
baik SD, SMP, SMA dan SMK mencakup negeri maupun swasta.

Dialog pendidikan diisi oleh Bapak Anies Baswedan dengan membahas
mengenai '
Bagaimanakah Pendidikan yang Pas Itu?' kemudian disusul sesi tanya jawab. Dari
sekian yang mengangkat tangan, Bapak Menteri hanya memilih tiga penanya. Salah
satunya adalah pertanyaan yang diajukan oleh siswa kelas XI SMA N 1 Surakarta,
Luca Cada Lora, yang pada sesi pembukaan dikenalkan sebagai salah satu siswa
berprestasi yang akan maju ke Amerika Serikat dengan penelitiannya.

Dialog tersebut diakhiri dengan kesimpulan dari Bapak Anies
Baswedan.
“Pendidikan itu simple kalau
dilakukan dengan akal sehat yang waras” tutur Beliau.
Sebelum
meninggalkan Surakarta menuju ke Sangiran, Kalijambe, Sragen. Bapak Menteri
meluangkan waktu untuk berfoto bersama para siswa dan guru. Diiringi dengan
musik EXPRESSO–lagi, mobil ber-plat nomor RI 26 itu meninggalkan halaman
SMANSA. Semoga sukses selalu, Pak Anies Baswedan! (IG@)
0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih bagi yang sudah bersedia berkomentar. Semoga makin ganteng dan cantik serta lancar rezekinya. Amiin!