Berangkat dari itu, pada tahun 2009 akhirnya ada gagasan buat ngebentuk semacam “photography club” yang berisikan anak SMANSA dari salah dua murid (sebut saja Diki Elhasani dan Aditya Pramudita). Dimulai dari sekedar iseng-iseng ngumpul buat ngebahas nama club yang historikal ini,hingga akhirnya terciptalah nama : #RAW.
Arti dari RAW sebenarnya merupakan sebuah filosofi dari ukuran foto yang buesaar, dan tentunya diharapkan menjadi wadah yang besar buat anggotanya untuk terus berkembang dan menyalurkan hobinya ini.
Anggota RAW sendiri sebenarnya udah cukup banyak, tapi yaa entah mengapa (dan sangat disayangkan) anggota aktifnya kebanyakan baru yang kelas sebelas aja (curhat), padahal ya sebenarnya kegiatan #RAW juga nggak buat kepentingan yang kelas sebelas aja lho!
FYI, semua kegiatan #RAW itu terbuka untuk semua warga SMANSA. Jadi kalau mau gabung bisa aja langsung dateng ke tempat gathering yang udah ada atau kalau pekewuh kalian bisa “matur” dulu ke group Facebook-nya RAW (RAW club fotografi SMANSA) merasa agak sungkan gitu maksudnya (kayak apaan aja). Oh iya, sebagian besar kegiatan atau gathering yang bakal diadakan itu biasanya diinformasikan lewat group di FB atau sekadar dari tweet-an beberapa adminnya di twitter. Jadi, please pay some good attentions buat berbagai info dengan hashtag #RAW (kalau di twitter) atau update-an event di RAW club fotografi SMANSA.
Mau tahu lebih banyak? Bisa menghubungi @rawsmansa atau sekedar bercengkrama dengan alumni sekaligus founding fathers #RAW (@fauziafwan, @ayysp, @monicassey, @suddenlymorning, @dikielhasani, @karintadyandra, @katinasetya, @ridanurafiati, dan @yaadit) Jadi, kenapa harus mikir dua kali buat gabung sama #RAW? So go on, grab your hat and fetch your camera! (ayya)

0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih bagi yang sudah bersedia berkomentar. Semoga makin ganteng dan cantik serta lancar rezekinya. Amiin!